Lebih Mengenal Tentang Teknologi e-SIM - Tekno Match

    Social Items

Perkembangan dunia teknologi yang semakin maju terus medorong para kreatif dalam menciptakan hal-hal baru. Tidak jarang teknologi yang mereka ciptakan menjadi sarana kita untuk melakukan sesuatu jauh lebih mudah. Akan tetapi, hal yang berlebihan tentu akan membuat kita diperdaya dan justru membuat pemakai nya tidak terkendali.

Lebih Mengenal Tentang Teknologi e-SIM

Dalam beberapa bulan terakhir, kami sudah memberikan serangkaian berita untuk kalian pembaca setia Tekno Match. Tentu masih ingat pada acara Computex 2017 yang didalam nya terdapat banyak teknolgi baru diperkenalkan. Salah satunya adalah kerja sama Intel dengan Microsoft yang akan menciptakan teknologi e-SIM diperangkat Windows 10. Dimana Intel juga menggandeng ASUS untuk meluncurkan produk “Always Connected” baru yang berkodenama “Kukuna”. Hadir dengan prosesor dan teknologi LTE dari Intel terbaru.

Apa Itu e-SIM?


Mungkin diantara kalian banyak yang berfikir apa sebenarnya e-SIM itu ? pertanyaan kalian akan kami jawab pada artikel ini. Teknologi e-SIM adalah sebuah terobosan baru dalam hal konektifitas yang memanfaatkan jaringan seluler. Dalam arti, ini sama saja mengkaitkan nya dengan SIM yang ada pada ponsel.

Berbeda dengan SIM, e-SIM tidak berbentuk fisik seperti SIM yang biasa kita lihat, melainkan sebuah chip yang ditanam dalam perangkat. Kita tidak akan melihat sebuah sim card seperti indosat, telkomsel dll pada teknologi e-SIM. Teknologi ini pertama kali di publikasikan oleh sebuah perusahaan asal Prancis, Oberthur Technology.

Bagaimana Cara Kerja e-SIM?


Tahun lalu tepatnya 2016 di acara WinHEC Microsoft mengatakan akan memperluas konektifitas pada Windows 10 PC layaknya ponsel. e-SIM adalah yang Microsoft maksud untuk membawa konektifitas seluler pada perangkat Windows 10 PC. Cara kerja e-SIM pada Windows 10 sebenarnya tidak jauh berbeda dengan yang kita pakai pada ponsel. Digunakan untuk mendapakan koneksi internet dimana pun dan kapanpun tanpa terhubung melalui Wi-Fi.

Teknologi e-SIM juga mempermudah kita untuk berganti operator yang satu dengan yang lain tanpa harus mengganti sim-card. Kita hanya perlu melakukan nya dengan mengganti operator yang sudah terdaftar untuk digunakan. Hal ini akan mempermudah kita ketika bepergian dari satu negara ke negara lain. Chip yang disebut Dakota 4.0 ini nantinya akan tertanam dalam perangkat tablet dan laptop Windows 10.

Berikut ini adalah beberapa operator global yang sudah menyatakan ikut bergabung pada teknologi e-SIM :

  • AT&T
  • T-Mobile
  • Vodafone
  • Orange
  • Swisscom
  • BT/EE
  • Gemalto
  • 3
  • Tele2
  • KDDI
  • Oberthur
  • GigSky
  • China Mobile

Kedepannya mungkin kita juga akan melihat teknologi ini hadir pada perangkat smartphone. Tentu saja akan mempermudah kita dalam menentukan operator jenis apa yang akan digunakan tanpa harus membeli kartu fisik nya. Dan akan lebih mudah ketika ingin berganti operator jika bepergian ke beberapa negara. Kami perkirakan teknologi e-SIM ini akan hadir lebih awal di Windows 10 on ARM, yang rencana nya hadir di akhir tahun 2017.

Lebih Mengenal Tentang Teknologi e-SIM

Perkembangan dunia teknologi yang semakin maju terus medorong para kreatif dalam menciptakan hal-hal baru. Tidak jarang teknologi yang mereka ciptakan menjadi sarana kita untuk melakukan sesuatu jauh lebih mudah. Akan tetapi, hal yang berlebihan tentu akan membuat kita diperdaya dan justru membuat pemakai nya tidak terkendali.

Lebih Mengenal Tentang Teknologi e-SIM

Dalam beberapa bulan terakhir, kami sudah memberikan serangkaian berita untuk kalian pembaca setia Tekno Match. Tentu masih ingat pada acara Computex 2017 yang didalam nya terdapat banyak teknolgi baru diperkenalkan. Salah satunya adalah kerja sama Intel dengan Microsoft yang akan menciptakan teknologi e-SIM diperangkat Windows 10. Dimana Intel juga menggandeng ASUS untuk meluncurkan produk “Always Connected” baru yang berkodenama “Kukuna”. Hadir dengan prosesor dan teknologi LTE dari Intel terbaru.

Apa Itu e-SIM?


Mungkin diantara kalian banyak yang berfikir apa sebenarnya e-SIM itu ? pertanyaan kalian akan kami jawab pada artikel ini. Teknologi e-SIM adalah sebuah terobosan baru dalam hal konektifitas yang memanfaatkan jaringan seluler. Dalam arti, ini sama saja mengkaitkan nya dengan SIM yang ada pada ponsel.

Berbeda dengan SIM, e-SIM tidak berbentuk fisik seperti SIM yang biasa kita lihat, melainkan sebuah chip yang ditanam dalam perangkat. Kita tidak akan melihat sebuah sim card seperti indosat, telkomsel dll pada teknologi e-SIM. Teknologi ini pertama kali di publikasikan oleh sebuah perusahaan asal Prancis, Oberthur Technology.

Bagaimana Cara Kerja e-SIM?


Tahun lalu tepatnya 2016 di acara WinHEC Microsoft mengatakan akan memperluas konektifitas pada Windows 10 PC layaknya ponsel. e-SIM adalah yang Microsoft maksud untuk membawa konektifitas seluler pada perangkat Windows 10 PC. Cara kerja e-SIM pada Windows 10 sebenarnya tidak jauh berbeda dengan yang kita pakai pada ponsel. Digunakan untuk mendapakan koneksi internet dimana pun dan kapanpun tanpa terhubung melalui Wi-Fi.

Teknologi e-SIM juga mempermudah kita untuk berganti operator yang satu dengan yang lain tanpa harus mengganti sim-card. Kita hanya perlu melakukan nya dengan mengganti operator yang sudah terdaftar untuk digunakan. Hal ini akan mempermudah kita ketika bepergian dari satu negara ke negara lain. Chip yang disebut Dakota 4.0 ini nantinya akan tertanam dalam perangkat tablet dan laptop Windows 10.

Berikut ini adalah beberapa operator global yang sudah menyatakan ikut bergabung pada teknologi e-SIM :

  • AT&T
  • T-Mobile
  • Vodafone
  • Orange
  • Swisscom
  • BT/EE
  • Gemalto
  • 3
  • Tele2
  • KDDI
  • Oberthur
  • GigSky
  • China Mobile

Kedepannya mungkin kita juga akan melihat teknologi ini hadir pada perangkat smartphone. Tentu saja akan mempermudah kita dalam menentukan operator jenis apa yang akan digunakan tanpa harus membeli kartu fisik nya. Dan akan lebih mudah ketika ingin berganti operator jika bepergian ke beberapa negara. Kami perkirakan teknologi e-SIM ini akan hadir lebih awal di Windows 10 on ARM, yang rencana nya hadir di akhir tahun 2017.

Subscribe Our Newsletter