Cara Membedakan HP Oppo Asli dan Palsu - Tekno Match

    Social Items

Bukan hanya Xiaomi yang punya produk palsu alias KW, ponsel produksi OPPO ternyata banyak juga imitasinya alias KW. Wajar memang mengingat marketing OPPO yang cukup tinggi dan agresif membuat HP dari OPPO begitu populer. Tak jarang orang yang mau membeli HP OPPO.

Cara Membedakan HP Oppo Asli dan Palsu

Fakta tersebut dimanfaatkan oleh oknum tak bertanggung jawab dengan menjual HP palsu yang dalam kemasan luarnya diberi embel-embel merek OPPO. Pun dengan desainnya yang mirip dengan seri OPPO yang asli sehingga konsumen yang membeli HP OPPO palsu tidak terlalu sadar dan merasa produknya asli.

Casing HP OPPO palsu bisa jadi dibuat dengan mesin printer 3D. Bagi Anda yang belum tahu, saat ini industri printer sudah mencapai teknologi printer dalam bentuk 3D. Artinya, kita bisa mencetak sebuah barang atau produk dengan hanya teknologi printer 3D. Para oknum bisa jadi melakukan pemindaian (scanning) pada produk HP OPPO asli kemudian diedit dan dicetak kembali menggunakan mesin printer 3D.

Karena dari tampilan fisik semata HP OPPO palsu ini cenderung mirip, makanya agak sulit membedakan mana yang asli dan mana yang palsu jika hanya melihat sekilas saja. Anda yang berniat membeli HP OPPO dan asal beli saja tentu harus hati-hati mengingat ternyata tidak sediit HP OPPO KW yang beredar.

Untuk itu, Tekno Match akan memaparkan cara membedakan HP OPPO asli dan palsu. Pemaparan perbedaan ini tentunya untuk membantu Anda agar lebih hati-hati ketika akan membeli HP OPPO. Apa saja perbedan tersebut? Berikut pembasahannya.

Cara Membedakan HP Oppo Asli dan Palsu


Cara Membedakan HP Oppo Asli dan Palsu

1. Mengecek IMEI Secara Online


Cara yang paling gampang untuk cara membedakan HP Oppo asli dan palsu adalah dengan mengecek nomor IMEI yang ada di HP. Sekadar informasi, nomor IMEI itu semacam “nomor identitas” bagi ponsel. Ibarat orang punya NIK (nomor induk kependudukan), tiap unit HP punya nomor IMEI yang tentu berbeda satu sama lain.

Tiap unit HP OPPO yang dijual secara resmi tentunya sudah punya identitas nomor IMEI sendiri. Nomor IMEI ini sudah tercatat dan bisa dicek via online. Jadi, ketika Anda mendapatkan atau baru membeli sebuah unit HP OPPO, cek nomor IMEI nya di situs Device Authentication OPPO. Masukkan nomor IMEI yang tertera di HP OPPO.

Jika nomor IMEI terdaftar tentunya HP OPPO tersebut merupakan HP asli. Jika tidak, HP tersebut adalah KW. Cara membedakan OPPO asli dan palsu ini tentunya lebih mudah dilakukan karena nomor IMEI umumnya sudah tertera di dalam box penjualan atau bisa diakses dengan mudah dengan kode *#06#.

2. Mengecek dengan Kode Rahasia “Engineer Mode”


Cara membedakan OPPO asli dan palsu bisa juga dengan tes menggunakan kode rahasia “Engineer Mode.” Kode ini bisa diakses dengan *#800# dari HP OPPO Anda. Nantinya, Anda akan masuk “Engineer Mode” dengan beberapa pilihan testing hardware. Anda bisa menguji meliputi hardware, konektivitas, baterai telepon, dan sebagainya.

Contoh pengujian bisa dilakukan dengan cara melihat informasi dan pengujian dari bagian yang dipilih. Misalnya, setelah masuk “Engineer Mode”, Anda memilih baterai. Nantinya akan muncul informasi mengenai kesehatan baterai HP OPPO.

Jika saat dicek ternyata ada informasi baterai HP OPPO Anda rusak, bisa jadi Anda membeli HP OPPO palsu. Karena HP baru beli namun ternyata baterai sudah rusak dan harus diganti. Anda bisa melakukan tes serupa pada pilihan menu yang lain.

3. Spesifikasi HP OPPO


Cara membedakan OPPO asli dan palsu lainnya adalah dengan mencocokkan spesifikasi HP OPPO yang Anda beli dengan informasi spesifikasi yang ada di kotak penjualan. Atau agar lebih valid, Anda bisa cek informasi spesifikasi di situs resmi OPPO. Bisa saja, kan, Anda membeli HP OPPO yang ternyata tidak mendukung jaringan 4G. Padahal HP tersebut aslinya sudah mendukung 4G.

Contoh kasusnya, Anda membeli OPPO F5 Youth. Dalam bentuk kemasannya terdapat informasi spesifikasi kalau OPPO F5 Youth sudah mendukung 4G, memiliki RAM 4 GB (ada juga varian RAM 3 GB), dan mendukung layar 6 inch dengan rasio 18:9.

Saat Anda membuka HP OPPO F5 Youth yang Anda beli, Anda bisa cek spesifikasinya dengan menggunakan CPU-Z atau aplikasi yang memberikan informasi spec lainnya. Dan, ternyata HP Anda hanya mengusung RAM 2 GB, tidak mendukung 4G, dan layarnya masih menggunakan rasio 16:9.

Soal layar ini sebenarnya bisa Anda lihat dari tampilan layarnya. Jika lebih panjang, tentu itu adalah OPPO F5 Youth karena rasio layar 18:9 lebih panjang dibanding 16:9.

4. Tingkat Kejernihan Layar


Menyambung dari poin 3 soal kejernihan layar, HP OPPO asli punya tingkat kecerahan layar yang baik. Sementara HP OPPO palsu memiliki jumlah kerapatan pixel yang kecil. Alhasil, saat memutar video, tampilan layar tampak buram.

Untuk mengetesnya, Anda bisa memutar video menggunakan HP OPPO yang Anda beli. Jika ternyata layarnya memiliki tingkat kecerahan yang baik, maka bisa dipastikan HP OPPO Anda asli. Jika tampak buram dan layarnya tidak jernih, maka HP OPPO tersebut palsu.

5. Desain dan Bobot Berat


Selanjutnya, cara membedakan OPPO asli dan palsu adalah dari desain. HP OPPO asli memiliki desain yang sesuai dengan yang dipromosikan secara resmi. Berbeda dengan HP OPPO palsu yang jelas desainnya berbeda. Contoh jelasnya adalah HP OPPO N3. HP ini memang seri lama. Saat HP ini meluncur, di Malaysia banyak kloningan HP OPPO yang punya desain berbeda.

OPPO N3 asli punya sensor sidik jari sementara yang palsu tidak memiliki sensor sidik jari. Dan, dilihat dari desainnya, OPPO kloningan lebih berat karena punya dimensi yang lebih panjang. Untuk itu penting untuk tahu dimensi dan bobot HP Anda. Jika tidak sesuai dengan deskripsi, sudah dipastikan HP tersebut palsu.

6. Kamera


Kamera juga jadi faktor lain untuk mengecek keaslian sebuah perangkat OPPO. Sebagai brand yang mengusung slogan “Camera Phone” nilai jual OPPO selalu ada di kamera. Entah itu yang diunggulkan kamera depan atau belakang, atau bisa jadi keduanya.

Untuk itu, Anda bisa mengetes HP OPPO Anda untuk memotret atau merekam. Lihat hasil fotonya, jika terlihat buram dan tidak sesuai spesifikasi kamera yang tertera, sudah dipastikan jika HP OPPO tersebut palsu.

Anda juga bisa cek data exif foto di galeri setelah Anda memotret. Atau pindahkan ke komputer dan cek bagian properti foto tersebut. Di bagian tersebut, akan terlihat jelas data exif foto dari tangkapan HP OPPO.

Selain itu, Anda juga bisa mengecek posisi kamera. Contoh kasus dengan OPPO N3. Versi kloningan alias versi super copy OPPO N3 ternyata tidak bisa memutar bagian kameranya dengna gesture layar sentuh tetapi diputar dengan cara manual.

7. Cek Garansi OPPO


Cara cek asli tidaknya HP OPPO bisa dengan mengecek kartu garansi. Memang oknum pembuat HP OPPO palsu bisa dengan mudah membuat kartu garansi mirip aslinya. Tapi namanya barang palsu pasti akan kelihatan kalau kartunya tidak sebagus kartu garansi asli.

Pastikan juga kalau garansi HP OPPO adalah HP yang diproduksi dan dijual di bawah bendera PT Indonesia OPPO Electronics. Jika di kartu garansi tertera perusahaan lain bisa saja itu HP OPPO palsu. Kalaupun bukan, HP tersebut adalah HP OPPO asli yang dibeli dari luar negeri.

8. Perbedaan Harga


OPPO adalah salah satu brand smartphone yang menjual unit HP mereka dengan harga yang lumayan tinggi. Tapi cukup tingginya harga OPPO tidak membuat minat masyarakat turun untuk membeli HP ini. Hanya perlu diingat jika ada HP OPPO yang dijual jauh dari harga pasarannya, maka bisa dipastikan HP OPPO tersebut palsu.

Jika memang harganya terjangkau, tanyakan apakah HP tersebut adalah barang bekas atau tidak. Jika itu barang baru, jelas sekali itu produk palsu atau oknum yang mencoba menipu Anda. Perlu diingat HP OPPO yang dijual umumnya punya harga yang sama dari satu penjual ke penjual lain. Kecuali untuk penjual yang sifatnya pribadi.

9. Sistem Operasi Color OS


Produk HP OPPO memakai sistem operasi yang sama dengan spesifikasi yang diinformasikan di kotak penjualan maupun di situs resminya. Contohnya OPPO F5 yang mengusung sistem operasi Color OS 3.2 berbasis Android Marshmallow. Jika Anda menemukan HP OPPO F5 dengan sistem operasi Android lebih rendah, bisa dipastikan jika itu produk OPPO F5 palsu.

Selain itu, Color OS besutan OPPO terbilang memiliki pergerakan dan perpindahan yang smooth. Jika HP OPPO Anda punya kinerja seperti ini, maka produk tersebut adalah produk asli. Sementara HP OPPO palsu umumnya memiliki perpindahan sistem operasi yang tak begitu halus.

10. Mengidentifikasi dengan NFC


Cara membedakan OPPO asli dan palsu berikutnya adalah dengan mengidentifikasi fitur NFC. Namun cara ini hanya berlaku untuk tipe HP OPPO yang sudah mendukung NFC. Cara mengidentifikasi palsu tidaknya adalah HP OPPO asli memiliki jalur timah berwarna kuning yang mengindentifikasi bahwa jalur tersebut adalah NFC connector.

NFC connector ini biasanya ada di balik HP OPPO yang bisa dicopot baterainya. Sementara NFC di HP palsu seolah terlihat menonjol yang menunjukkan seolah HP tersebut sedang pamer fitur NFC. Padahal di produk asli, NFC hanya terlihat sedikit saja.

Cara Membedakan HP Oppo Asli dan Palsu

Bukan hanya Xiaomi yang punya produk palsu alias KW, ponsel produksi OPPO ternyata banyak juga imitasinya alias KW. Wajar memang mengingat marketing OPPO yang cukup tinggi dan agresif membuat HP dari OPPO begitu populer. Tak jarang orang yang mau membeli HP OPPO.

Cara Membedakan HP Oppo Asli dan Palsu

Fakta tersebut dimanfaatkan oleh oknum tak bertanggung jawab dengan menjual HP palsu yang dalam kemasan luarnya diberi embel-embel merek OPPO. Pun dengan desainnya yang mirip dengan seri OPPO yang asli sehingga konsumen yang membeli HP OPPO palsu tidak terlalu sadar dan merasa produknya asli.

Casing HP OPPO palsu bisa jadi dibuat dengan mesin printer 3D. Bagi Anda yang belum tahu, saat ini industri printer sudah mencapai teknologi printer dalam bentuk 3D. Artinya, kita bisa mencetak sebuah barang atau produk dengan hanya teknologi printer 3D. Para oknum bisa jadi melakukan pemindaian (scanning) pada produk HP OPPO asli kemudian diedit dan dicetak kembali menggunakan mesin printer 3D.

Karena dari tampilan fisik semata HP OPPO palsu ini cenderung mirip, makanya agak sulit membedakan mana yang asli dan mana yang palsu jika hanya melihat sekilas saja. Anda yang berniat membeli HP OPPO dan asal beli saja tentu harus hati-hati mengingat ternyata tidak sediit HP OPPO KW yang beredar.

Untuk itu, Tekno Match akan memaparkan cara membedakan HP OPPO asli dan palsu. Pemaparan perbedaan ini tentunya untuk membantu Anda agar lebih hati-hati ketika akan membeli HP OPPO. Apa saja perbedan tersebut? Berikut pembasahannya.

Cara Membedakan HP Oppo Asli dan Palsu


Cara Membedakan HP Oppo Asli dan Palsu

1. Mengecek IMEI Secara Online


Cara yang paling gampang untuk cara membedakan HP Oppo asli dan palsu adalah dengan mengecek nomor IMEI yang ada di HP. Sekadar informasi, nomor IMEI itu semacam “nomor identitas” bagi ponsel. Ibarat orang punya NIK (nomor induk kependudukan), tiap unit HP punya nomor IMEI yang tentu berbeda satu sama lain.

Tiap unit HP OPPO yang dijual secara resmi tentunya sudah punya identitas nomor IMEI sendiri. Nomor IMEI ini sudah tercatat dan bisa dicek via online. Jadi, ketika Anda mendapatkan atau baru membeli sebuah unit HP OPPO, cek nomor IMEI nya di situs Device Authentication OPPO. Masukkan nomor IMEI yang tertera di HP OPPO.

Jika nomor IMEI terdaftar tentunya HP OPPO tersebut merupakan HP asli. Jika tidak, HP tersebut adalah KW. Cara membedakan OPPO asli dan palsu ini tentunya lebih mudah dilakukan karena nomor IMEI umumnya sudah tertera di dalam box penjualan atau bisa diakses dengan mudah dengan kode *#06#.

2. Mengecek dengan Kode Rahasia “Engineer Mode”


Cara membedakan OPPO asli dan palsu bisa juga dengan tes menggunakan kode rahasia “Engineer Mode.” Kode ini bisa diakses dengan *#800# dari HP OPPO Anda. Nantinya, Anda akan masuk “Engineer Mode” dengan beberapa pilihan testing hardware. Anda bisa menguji meliputi hardware, konektivitas, baterai telepon, dan sebagainya.

Contoh pengujian bisa dilakukan dengan cara melihat informasi dan pengujian dari bagian yang dipilih. Misalnya, setelah masuk “Engineer Mode”, Anda memilih baterai. Nantinya akan muncul informasi mengenai kesehatan baterai HP OPPO.

Jika saat dicek ternyata ada informasi baterai HP OPPO Anda rusak, bisa jadi Anda membeli HP OPPO palsu. Karena HP baru beli namun ternyata baterai sudah rusak dan harus diganti. Anda bisa melakukan tes serupa pada pilihan menu yang lain.

3. Spesifikasi HP OPPO


Cara membedakan OPPO asli dan palsu lainnya adalah dengan mencocokkan spesifikasi HP OPPO yang Anda beli dengan informasi spesifikasi yang ada di kotak penjualan. Atau agar lebih valid, Anda bisa cek informasi spesifikasi di situs resmi OPPO. Bisa saja, kan, Anda membeli HP OPPO yang ternyata tidak mendukung jaringan 4G. Padahal HP tersebut aslinya sudah mendukung 4G.

Contoh kasusnya, Anda membeli OPPO F5 Youth. Dalam bentuk kemasannya terdapat informasi spesifikasi kalau OPPO F5 Youth sudah mendukung 4G, memiliki RAM 4 GB (ada juga varian RAM 3 GB), dan mendukung layar 6 inch dengan rasio 18:9.

Saat Anda membuka HP OPPO F5 Youth yang Anda beli, Anda bisa cek spesifikasinya dengan menggunakan CPU-Z atau aplikasi yang memberikan informasi spec lainnya. Dan, ternyata HP Anda hanya mengusung RAM 2 GB, tidak mendukung 4G, dan layarnya masih menggunakan rasio 16:9.

Soal layar ini sebenarnya bisa Anda lihat dari tampilan layarnya. Jika lebih panjang, tentu itu adalah OPPO F5 Youth karena rasio layar 18:9 lebih panjang dibanding 16:9.

4. Tingkat Kejernihan Layar


Menyambung dari poin 3 soal kejernihan layar, HP OPPO asli punya tingkat kecerahan layar yang baik. Sementara HP OPPO palsu memiliki jumlah kerapatan pixel yang kecil. Alhasil, saat memutar video, tampilan layar tampak buram.

Untuk mengetesnya, Anda bisa memutar video menggunakan HP OPPO yang Anda beli. Jika ternyata layarnya memiliki tingkat kecerahan yang baik, maka bisa dipastikan HP OPPO Anda asli. Jika tampak buram dan layarnya tidak jernih, maka HP OPPO tersebut palsu.

5. Desain dan Bobot Berat


Selanjutnya, cara membedakan OPPO asli dan palsu adalah dari desain. HP OPPO asli memiliki desain yang sesuai dengan yang dipromosikan secara resmi. Berbeda dengan HP OPPO palsu yang jelas desainnya berbeda. Contoh jelasnya adalah HP OPPO N3. HP ini memang seri lama. Saat HP ini meluncur, di Malaysia banyak kloningan HP OPPO yang punya desain berbeda.

OPPO N3 asli punya sensor sidik jari sementara yang palsu tidak memiliki sensor sidik jari. Dan, dilihat dari desainnya, OPPO kloningan lebih berat karena punya dimensi yang lebih panjang. Untuk itu penting untuk tahu dimensi dan bobot HP Anda. Jika tidak sesuai dengan deskripsi, sudah dipastikan HP tersebut palsu.

6. Kamera


Kamera juga jadi faktor lain untuk mengecek keaslian sebuah perangkat OPPO. Sebagai brand yang mengusung slogan “Camera Phone” nilai jual OPPO selalu ada di kamera. Entah itu yang diunggulkan kamera depan atau belakang, atau bisa jadi keduanya.

Untuk itu, Anda bisa mengetes HP OPPO Anda untuk memotret atau merekam. Lihat hasil fotonya, jika terlihat buram dan tidak sesuai spesifikasi kamera yang tertera, sudah dipastikan jika HP OPPO tersebut palsu.

Anda juga bisa cek data exif foto di galeri setelah Anda memotret. Atau pindahkan ke komputer dan cek bagian properti foto tersebut. Di bagian tersebut, akan terlihat jelas data exif foto dari tangkapan HP OPPO.

Selain itu, Anda juga bisa mengecek posisi kamera. Contoh kasus dengan OPPO N3. Versi kloningan alias versi super copy OPPO N3 ternyata tidak bisa memutar bagian kameranya dengna gesture layar sentuh tetapi diputar dengan cara manual.

7. Cek Garansi OPPO


Cara cek asli tidaknya HP OPPO bisa dengan mengecek kartu garansi. Memang oknum pembuat HP OPPO palsu bisa dengan mudah membuat kartu garansi mirip aslinya. Tapi namanya barang palsu pasti akan kelihatan kalau kartunya tidak sebagus kartu garansi asli.

Pastikan juga kalau garansi HP OPPO adalah HP yang diproduksi dan dijual di bawah bendera PT Indonesia OPPO Electronics. Jika di kartu garansi tertera perusahaan lain bisa saja itu HP OPPO palsu. Kalaupun bukan, HP tersebut adalah HP OPPO asli yang dibeli dari luar negeri.

8. Perbedaan Harga


OPPO adalah salah satu brand smartphone yang menjual unit HP mereka dengan harga yang lumayan tinggi. Tapi cukup tingginya harga OPPO tidak membuat minat masyarakat turun untuk membeli HP ini. Hanya perlu diingat jika ada HP OPPO yang dijual jauh dari harga pasarannya, maka bisa dipastikan HP OPPO tersebut palsu.

Jika memang harganya terjangkau, tanyakan apakah HP tersebut adalah barang bekas atau tidak. Jika itu barang baru, jelas sekali itu produk palsu atau oknum yang mencoba menipu Anda. Perlu diingat HP OPPO yang dijual umumnya punya harga yang sama dari satu penjual ke penjual lain. Kecuali untuk penjual yang sifatnya pribadi.

9. Sistem Operasi Color OS


Produk HP OPPO memakai sistem operasi yang sama dengan spesifikasi yang diinformasikan di kotak penjualan maupun di situs resminya. Contohnya OPPO F5 yang mengusung sistem operasi Color OS 3.2 berbasis Android Marshmallow. Jika Anda menemukan HP OPPO F5 dengan sistem operasi Android lebih rendah, bisa dipastikan jika itu produk OPPO F5 palsu.

Selain itu, Color OS besutan OPPO terbilang memiliki pergerakan dan perpindahan yang smooth. Jika HP OPPO Anda punya kinerja seperti ini, maka produk tersebut adalah produk asli. Sementara HP OPPO palsu umumnya memiliki perpindahan sistem operasi yang tak begitu halus.

10. Mengidentifikasi dengan NFC


Cara membedakan OPPO asli dan palsu berikutnya adalah dengan mengidentifikasi fitur NFC. Namun cara ini hanya berlaku untuk tipe HP OPPO yang sudah mendukung NFC. Cara mengidentifikasi palsu tidaknya adalah HP OPPO asli memiliki jalur timah berwarna kuning yang mengindentifikasi bahwa jalur tersebut adalah NFC connector.

NFC connector ini biasanya ada di balik HP OPPO yang bisa dicopot baterainya. Sementara NFC di HP palsu seolah terlihat menonjol yang menunjukkan seolah HP tersebut sedang pamer fitur NFC. Padahal di produk asli, NFC hanya terlihat sedikit saja.

Subscribe Our Newsletter