Resmi Ditutup, Selamat Tinggal Yahoo! Messenger - Tekno Match

    Social Items

Seperti telah diumumkan pada pertengahan bulan lalu, Yahoo! resmi menutup layanan pesan instannya Yahoo! Messenger pada Selasa (17/7/2018).

Resmi Ditutup, Selamat Tinggal Yahoo Messenger

Hindustantimes (17/7) menyebutkan, pengguna yang masih ingin menggunakan layanan tersebut akan dialihkan ke Yahoo Squirrel, aplikasi pesan instan baru Yahoo!. Mereka punya waktu enam bulan atau sebelum 30 November untuk mencadangkan seluruh riwayat obrolan mereka ke komputer melalui tautan login Yahoo.

Squirrel adalah aplikasi pesan instan eksklusif karena pengguna hanya bisa masuk ke dalam grup obrolan atau chatroom tertentu melalui undangan. Saat ini, aplikasi Yahoo Squirrel masih dalam format beta dan mulai diuji coba sejak Mei 2018.

Aplikasi pesan instan legendaris Yahoo! Messenger diluncurkan pertama kali pada 9 Maret 1998 dengan nama Yahoo Pager. Lalu ia mulai memakai nama Yahoo! Messenger (YM) pada 21 Juni 1999.

Yahoo! Messenger adalah salah satu aplikasi pesan instan pertama yang memanfaatkan koneksi dial-up dan kecepatan broadband dengan kecepatan kurang dari 1 Mbps. Pada awal 2000-an, pelbagai kafe siber menjamur di perkotaan dan anak-anak menghabiskan waktu berjam-jam mengobrol melalui aplikasi pesan YM.

Menurut Firstpost (17/7), YM lebih dikenal oleh orang-orang sebagai ruang obrolan tempat mereka berbicara satu sama lain dalam satu komunal. Anda dapat bertemu orang secara acak di ruang obrolan dan bertukar nama pengguna atau surel.

Di YM juga, muncul istilah ASL yang berarti Age, Sex, dan Location (umur, kelamin, dan lokasi), yang selanjutnya menjadi pembuka percakapan. Bahkan sebelum emoji menjadi populer, Yahoo! sudah memilikinya termasuk ada stiker juga.

Namun, perkembangan teknologi membuat aplikasi YM terlupakan pada era ponsel pintar. Apalagi; popularitas YM tergerus oleh aplikasi pesan instan lain yang bermunculan seperti WhatsApp, Facebook Messenger, WeChat, iMessage, Telegram, Line, Skype, Viber, dan Snapchat.

Seperti dalam laporan berbentuk infografik rilisan Statista; aplikasi pesan instan paling populer di seluruh dunia pada April 2018 berdasarkan jumlah pengguna aktif bulanan adalah WhatsApp, Facebook Messenger, dan WeChat. Sementara YM tidak terlihat lagi.

Selamat Tinggal Yahoo Messenger

Yahoo! memang tidak pernah menyampaikan jumlah pengguna aktif Yahoo! Messenger-nya. Namun, dalam infografik yang dibuat oleh Times of India, dipaparkan hingga 2009, pengguna YM sempat menembus angka 122,6 juta.

Akan tetapi, secara teori, setiap pengguna yang mengakses layanan Yahoo! akan otomatis log-in ke Yahoo! Messenger. Jika dikalkulasi secara akumulatif selama 20 tahun terakhir, Yahoo! mengklaim ada ratusan juta orang yang menggunakan layanannya.

Yahoo! mengungkapkan bahwa aplikasi ini sangat populer di kawasan Asia Pasifik. Bahkan para pedagang minyak mentah masih mengandalkan YM untuk menyampaikan penawaran atau bergosip dan membicarakan harga barang.

Saat versi lawas YM ditutup pada 2016, pedagang minyak menyuarakan keprihatinan mereka tentang kematian aplikasi pada saat itu.

“Anda tidak tahu betapa kami merindukan Yahoo! Messenger," kata seorang pedagang minyak dari Singapura kepada Reuters yang telah berkecimpung dalam bisnis tersebut selama 20 tahun.

“Saya membangun ratusan kontak di dalamnya selama lebih dari satu dekade. Saya memiliki teman-teman Yahoo yang belum pernah saya temui, tetapi dengan siapa saya menghabiskan banyak waktu untuk bergurau dan bercanda. Itu juga membuat saya banyak uang. Sekarang setelah hilang, saya hanya bisa menangis," pungkasnya.

Yahoo Messenger

Yahoo juga tidak menjelaskan alasan penutupan Yahoo! Messenger. Kemungkinan faktornya adalah dominasi aplikasi pesan instan milik Facebook; WhatsApp dan Messenger serta aplikasi lain seperti Line, WeChat, atau Snapchat.

"Karena lahan komunikasi terus berubah, kami fokus pada pembangunan dan pengenalan alat komunikasi baru yang menyenangkan dan lebih cocok bagi kebutuhan pengguna," tulis Yahoo! dikutip dari NDTV (17/7).

Pada tahun lalu, Yahoo resmi diakuisisi oleh Verizon dengan nilai 4,48 miliar dolar AS (Rp60 triliun). Dengan pengambilalihan Yahoo!, Marrisa Mayer yang menjabat sebagai CEO Yahoo selama hampir lima tahun juga harus lengser.

4 fitur spesial Yahoo! Messenger


YM yang pernah jaya pada masanya memiliki empat fitur yang menjadi ciri khasnya. Berikut kami urai setelah dirangkum dari berbagai sumber.

Ruang obrolan


Anda dapat bertukar nama pengguna atau surel di dalam ruang obrolan dan terlibat langsung dalam percakapan publik

Tampilan antarmukanya begitu sederhana dan mudah digunakan. Selain itu, pengguna juga diberi kemampuan untuk mengubah ukuran huruf dan warna pada teks.

Namun, pada 2012, Yahoo Chat Rooms dihentikan dan dihilangkan. Alasan utama dari segi pendapatan, produk tersebut kurang memberikan kontribusi maksimal terhadap Yahoo!.

Panggilan video


Jauh sebelum panggilan video WhatsApp atau Facetime di iPhone, Yahoo! Messenger lebih dulu memiliki fitur tersebut. Namun, tampilan yang dihasilkan berbeda jika dibandingkan zaman sekarang yang sudah didukung kamera modern beresolusi tinggi serta koneksi internet yang lebih cepat.

Meski demikian; walau kamera web atau VGA beresolusi rendah dan kecepatan internet broadband yang relatih mimim, aktivitas melakukan panggilan video melalui dekstop tetap terasa menyenangkan.

Selain kamera web, ada juga fitur panggilan dari PC ke PC. Di sini pengguna harus menyediakan speaker dan mikrofon atau menggunakan headset. Pada saat menelepon, pengguna bisa menyalakan musik di latar belakang.

Buzzing


Salah satu fitur Yahoo! Messenger yang dirindukan oleh banyak orang adalah buzzing. Jika seseorang mengabaikan pesan terlalu lama, kirim saja Buzz.

Seluruh kotak pesan akan berguncang atau bergetar saat itu juga. Buzzing adalah fitur yang sangat menarik. Bahkan BlackBerry BBM sempat terinspirasi dengan "Ping".

Stiker, emoji, dan lainnya


Jauh sebelum Facebook Messenger menghadirkan fitur stiker, Yahoo! Messenger memiliki banyak katalog stiker khusus dan emoji-emoji yang saat ini digunakan oleh banyak aplikasi pesan instan lainnya.

Sama seperti Facebook, pada Yahoo! Messenger pengguna bisa mengetahui status online pengguna lainnya. Yahoo Messenger juga mempunyai fitur yang sama seperti BBM, yaitu status musik yang sedang didengarkan pengguna.

Resmi Ditutup, Selamat Tinggal Yahoo! Messenger

Seperti telah diumumkan pada pertengahan bulan lalu, Yahoo! resmi menutup layanan pesan instannya Yahoo! Messenger pada Selasa (17/7/2018).

Resmi Ditutup, Selamat Tinggal Yahoo Messenger

Hindustantimes (17/7) menyebutkan, pengguna yang masih ingin menggunakan layanan tersebut akan dialihkan ke Yahoo Squirrel, aplikasi pesan instan baru Yahoo!. Mereka punya waktu enam bulan atau sebelum 30 November untuk mencadangkan seluruh riwayat obrolan mereka ke komputer melalui tautan login Yahoo.

Squirrel adalah aplikasi pesan instan eksklusif karena pengguna hanya bisa masuk ke dalam grup obrolan atau chatroom tertentu melalui undangan. Saat ini, aplikasi Yahoo Squirrel masih dalam format beta dan mulai diuji coba sejak Mei 2018.

Aplikasi pesan instan legendaris Yahoo! Messenger diluncurkan pertama kali pada 9 Maret 1998 dengan nama Yahoo Pager. Lalu ia mulai memakai nama Yahoo! Messenger (YM) pada 21 Juni 1999.

Yahoo! Messenger adalah salah satu aplikasi pesan instan pertama yang memanfaatkan koneksi dial-up dan kecepatan broadband dengan kecepatan kurang dari 1 Mbps. Pada awal 2000-an, pelbagai kafe siber menjamur di perkotaan dan anak-anak menghabiskan waktu berjam-jam mengobrol melalui aplikasi pesan YM.

Menurut Firstpost (17/7), YM lebih dikenal oleh orang-orang sebagai ruang obrolan tempat mereka berbicara satu sama lain dalam satu komunal. Anda dapat bertemu orang secara acak di ruang obrolan dan bertukar nama pengguna atau surel.

Di YM juga, muncul istilah ASL yang berarti Age, Sex, dan Location (umur, kelamin, dan lokasi), yang selanjutnya menjadi pembuka percakapan. Bahkan sebelum emoji menjadi populer, Yahoo! sudah memilikinya termasuk ada stiker juga.

Namun, perkembangan teknologi membuat aplikasi YM terlupakan pada era ponsel pintar. Apalagi; popularitas YM tergerus oleh aplikasi pesan instan lain yang bermunculan seperti WhatsApp, Facebook Messenger, WeChat, iMessage, Telegram, Line, Skype, Viber, dan Snapchat.

Seperti dalam laporan berbentuk infografik rilisan Statista; aplikasi pesan instan paling populer di seluruh dunia pada April 2018 berdasarkan jumlah pengguna aktif bulanan adalah WhatsApp, Facebook Messenger, dan WeChat. Sementara YM tidak terlihat lagi.

Selamat Tinggal Yahoo Messenger

Yahoo! memang tidak pernah menyampaikan jumlah pengguna aktif Yahoo! Messenger-nya. Namun, dalam infografik yang dibuat oleh Times of India, dipaparkan hingga 2009, pengguna YM sempat menembus angka 122,6 juta.

Akan tetapi, secara teori, setiap pengguna yang mengakses layanan Yahoo! akan otomatis log-in ke Yahoo! Messenger. Jika dikalkulasi secara akumulatif selama 20 tahun terakhir, Yahoo! mengklaim ada ratusan juta orang yang menggunakan layanannya.

Yahoo! mengungkapkan bahwa aplikasi ini sangat populer di kawasan Asia Pasifik. Bahkan para pedagang minyak mentah masih mengandalkan YM untuk menyampaikan penawaran atau bergosip dan membicarakan harga barang.

Saat versi lawas YM ditutup pada 2016, pedagang minyak menyuarakan keprihatinan mereka tentang kematian aplikasi pada saat itu.

“Anda tidak tahu betapa kami merindukan Yahoo! Messenger," kata seorang pedagang minyak dari Singapura kepada Reuters yang telah berkecimpung dalam bisnis tersebut selama 20 tahun.

“Saya membangun ratusan kontak di dalamnya selama lebih dari satu dekade. Saya memiliki teman-teman Yahoo yang belum pernah saya temui, tetapi dengan siapa saya menghabiskan banyak waktu untuk bergurau dan bercanda. Itu juga membuat saya banyak uang. Sekarang setelah hilang, saya hanya bisa menangis," pungkasnya.

Yahoo Messenger

Yahoo juga tidak menjelaskan alasan penutupan Yahoo! Messenger. Kemungkinan faktornya adalah dominasi aplikasi pesan instan milik Facebook; WhatsApp dan Messenger serta aplikasi lain seperti Line, WeChat, atau Snapchat.

"Karena lahan komunikasi terus berubah, kami fokus pada pembangunan dan pengenalan alat komunikasi baru yang menyenangkan dan lebih cocok bagi kebutuhan pengguna," tulis Yahoo! dikutip dari NDTV (17/7).

Pada tahun lalu, Yahoo resmi diakuisisi oleh Verizon dengan nilai 4,48 miliar dolar AS (Rp60 triliun). Dengan pengambilalihan Yahoo!, Marrisa Mayer yang menjabat sebagai CEO Yahoo selama hampir lima tahun juga harus lengser.

4 fitur spesial Yahoo! Messenger


YM yang pernah jaya pada masanya memiliki empat fitur yang menjadi ciri khasnya. Berikut kami urai setelah dirangkum dari berbagai sumber.

Ruang obrolan


Anda dapat bertukar nama pengguna atau surel di dalam ruang obrolan dan terlibat langsung dalam percakapan publik

Tampilan antarmukanya begitu sederhana dan mudah digunakan. Selain itu, pengguna juga diberi kemampuan untuk mengubah ukuran huruf dan warna pada teks.

Namun, pada 2012, Yahoo Chat Rooms dihentikan dan dihilangkan. Alasan utama dari segi pendapatan, produk tersebut kurang memberikan kontribusi maksimal terhadap Yahoo!.

Panggilan video


Jauh sebelum panggilan video WhatsApp atau Facetime di iPhone, Yahoo! Messenger lebih dulu memiliki fitur tersebut. Namun, tampilan yang dihasilkan berbeda jika dibandingkan zaman sekarang yang sudah didukung kamera modern beresolusi tinggi serta koneksi internet yang lebih cepat.

Meski demikian; walau kamera web atau VGA beresolusi rendah dan kecepatan internet broadband yang relatih mimim, aktivitas melakukan panggilan video melalui dekstop tetap terasa menyenangkan.

Selain kamera web, ada juga fitur panggilan dari PC ke PC. Di sini pengguna harus menyediakan speaker dan mikrofon atau menggunakan headset. Pada saat menelepon, pengguna bisa menyalakan musik di latar belakang.

Buzzing


Salah satu fitur Yahoo! Messenger yang dirindukan oleh banyak orang adalah buzzing. Jika seseorang mengabaikan pesan terlalu lama, kirim saja Buzz.

Seluruh kotak pesan akan berguncang atau bergetar saat itu juga. Buzzing adalah fitur yang sangat menarik. Bahkan BlackBerry BBM sempat terinspirasi dengan "Ping".

Stiker, emoji, dan lainnya


Jauh sebelum Facebook Messenger menghadirkan fitur stiker, Yahoo! Messenger memiliki banyak katalog stiker khusus dan emoji-emoji yang saat ini digunakan oleh banyak aplikasi pesan instan lainnya.

Sama seperti Facebook, pada Yahoo! Messenger pengguna bisa mengetahui status online pengguna lainnya. Yahoo Messenger juga mempunyai fitur yang sama seperti BBM, yaitu status musik yang sedang didengarkan pengguna.

Subscribe Our Newsletter