Tips Membeli Lensa Kamera Bekas - Tekno Match

    Social Items

Saat ingin membeli lensa, terkadang tidak selamanya kita membeli dalam kondisi yang baru. Meskipun mungkin berharap mendapatkan lensa yang masih baru, namun acapkali isi dompet tidak mencukupi. Sehingga pilihan akhirnya jatuh ke lensa second alias lensa bekas. Kondisi lensa second tentunya sangat beragam. Mulai dari kondisi bodi dengan cat yang terkelupas, karet zoom yang longgar, autofokus yang tidak bekerja, atau sebaliknya, semua fungsi berjalanan dengan baik.

Tips Membeli Lensa Kamera Bekas

Untuk mendapatkan lensa second yang masih dalam kondisi baik atau layak pakai, Anda harus cermat dalam memilih. Ada tips jitu yang dapat digunakan untuk melihat bagus atau tidaknya sebuah lensa bekas, agar nantinya Anda masih bisa menggunakannya secara maksimal. Berikut Tips Membeli Lensa Kamera Bekas.

Cek Kondisi Fisik Lensa


Pertama kali yang harus Anda perhatikan saat hendak membeli lensa bekas adalah lihat fisik lensa atau bodi lensanya, apakah masih layak secara tampilan atau tidak?. Mulai dari cat yang terkelupas, karet zoom yang longgar dan sebagainya. Jika fisik luar lensa tidak masalah buat Anda, maka langkah selanjutnya periksalah kualitas optik

Cek Optik Lensa


Lensa bekas belum tentu menurunkan kualitas optik. Apalagi jika pengguna lensa sebelumnya sangat apik dalam memakai dan merawatnya. Yang paling penting, lensa harus bebas dari penyakit dan kotoran, seperti jamur dan debu apalagi baret bekas tergores. Debu dibagi menjadi 2, debu kasar dan debu micro. Debu Micro tidak terlalu tampak pada hasil foto, karena ukurannya yang sangat sangat kecil. Untuk melihat optik lensa bebas dari penyakit, ambil senter lalu arahkan ke dalam lensa, baik melalui depan atau belakang lensa. Lihatlah secara cermat keberadaan jamur dan debu. Jika terdapat jamur bersarang di optik lensa, maka biaya tambahan akan dikeluarkan untuk menghilangkan jamur pada optik lensa, sehingga patut Anda tolak lensa bekas tersebut.

Tes Lensa


Setelah memastikan kualitas optic, kemudian cek kondisi autofokus dan kondisi peredam getaran atau Image Stabilizer, apakah masih bekerja atau tidak. Tes dengan kamera yang Anda miliki, mulai dari kemampuan autofokus, kemampuan Image Stabilizer, cincin manual fokus dalam keadaan halus saat diputar. Pastikan semua fungsi lensa berjalan lancar dan mulus.

Cek Ketersediaan Garansi


Membeli lensa bekas sangat baik apabila lensa masih tersedia garansi untuk beberapa bulan kedepan. Jika tidak bergaransi, biasanya penjual lensa bekas akan memberi garansi paling lama 3 – 4 hari, jika tidak disebutkan, maka Anda dapat meminta jaminan garansi beberapa hari dari si penjual.

Cek Kelengkapan Dasar Lensa


Kelengkapan lensa harus lengkap seperti pertama kali membeli, minimal ketersediaan seperti box lensa, panduan manual lensa, hood/topi lensa, kartu garansi (jika masih ada garansi). Jika tidak mempermasalahkan kelengkapan, hal ini tidak menjadi penghambat untuk memilikinya.

Membeli lensa bekas atau second adalah cara murah untuk memangkas harga lensa yang dijual dipasaran. Karena akan dipakai dalam jangka waktu yang lama, maka perhatikan kondisi lensa baik – baik dan secermat mungkin. Harga jual sebuah lensa tidak terjun bebas asalkan lensa dirawat dengan baik, berfungsi normal, ketersedian box, buku manual, aksesori lainnya dalam keadaan lengkap, dan yang paling penting dijual kepada orang yang tepat.

Tips Membeli Lensa Kamera Bekas

Saat ingin membeli lensa, terkadang tidak selamanya kita membeli dalam kondisi yang baru. Meskipun mungkin berharap mendapatkan lensa yang masih baru, namun acapkali isi dompet tidak mencukupi. Sehingga pilihan akhirnya jatuh ke lensa second alias lensa bekas. Kondisi lensa second tentunya sangat beragam. Mulai dari kondisi bodi dengan cat yang terkelupas, karet zoom yang longgar, autofokus yang tidak bekerja, atau sebaliknya, semua fungsi berjalanan dengan baik.

Tips Membeli Lensa Kamera Bekas

Untuk mendapatkan lensa second yang masih dalam kondisi baik atau layak pakai, Anda harus cermat dalam memilih. Ada tips jitu yang dapat digunakan untuk melihat bagus atau tidaknya sebuah lensa bekas, agar nantinya Anda masih bisa menggunakannya secara maksimal. Berikut Tips Membeli Lensa Kamera Bekas.

Cek Kondisi Fisik Lensa


Pertama kali yang harus Anda perhatikan saat hendak membeli lensa bekas adalah lihat fisik lensa atau bodi lensanya, apakah masih layak secara tampilan atau tidak?. Mulai dari cat yang terkelupas, karet zoom yang longgar dan sebagainya. Jika fisik luar lensa tidak masalah buat Anda, maka langkah selanjutnya periksalah kualitas optik

Cek Optik Lensa


Lensa bekas belum tentu menurunkan kualitas optik. Apalagi jika pengguna lensa sebelumnya sangat apik dalam memakai dan merawatnya. Yang paling penting, lensa harus bebas dari penyakit dan kotoran, seperti jamur dan debu apalagi baret bekas tergores. Debu dibagi menjadi 2, debu kasar dan debu micro. Debu Micro tidak terlalu tampak pada hasil foto, karena ukurannya yang sangat sangat kecil. Untuk melihat optik lensa bebas dari penyakit, ambil senter lalu arahkan ke dalam lensa, baik melalui depan atau belakang lensa. Lihatlah secara cermat keberadaan jamur dan debu. Jika terdapat jamur bersarang di optik lensa, maka biaya tambahan akan dikeluarkan untuk menghilangkan jamur pada optik lensa, sehingga patut Anda tolak lensa bekas tersebut.

Tes Lensa


Setelah memastikan kualitas optic, kemudian cek kondisi autofokus dan kondisi peredam getaran atau Image Stabilizer, apakah masih bekerja atau tidak. Tes dengan kamera yang Anda miliki, mulai dari kemampuan autofokus, kemampuan Image Stabilizer, cincin manual fokus dalam keadaan halus saat diputar. Pastikan semua fungsi lensa berjalan lancar dan mulus.

Cek Ketersediaan Garansi


Membeli lensa bekas sangat baik apabila lensa masih tersedia garansi untuk beberapa bulan kedepan. Jika tidak bergaransi, biasanya penjual lensa bekas akan memberi garansi paling lama 3 – 4 hari, jika tidak disebutkan, maka Anda dapat meminta jaminan garansi beberapa hari dari si penjual.

Cek Kelengkapan Dasar Lensa


Kelengkapan lensa harus lengkap seperti pertama kali membeli, minimal ketersediaan seperti box lensa, panduan manual lensa, hood/topi lensa, kartu garansi (jika masih ada garansi). Jika tidak mempermasalahkan kelengkapan, hal ini tidak menjadi penghambat untuk memilikinya.

Membeli lensa bekas atau second adalah cara murah untuk memangkas harga lensa yang dijual dipasaran. Karena akan dipakai dalam jangka waktu yang lama, maka perhatikan kondisi lensa baik – baik dan secermat mungkin. Harga jual sebuah lensa tidak terjun bebas asalkan lensa dirawat dengan baik, berfungsi normal, ketersedian box, buku manual, aksesori lainnya dalam keadaan lengkap, dan yang paling penting dijual kepada orang yang tepat.

Subscribe Our Newsletter